BUNTOK – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) menggelar rapat bersama Tim Pemerintah Daerah Barsel untuk membahas dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Rapat berlangsung di ruang rapat DPRD Barsel, beberapa waktu lalu.
Dua Ranperda yang dibahas yakni Ranperda tentang pengelolaan perikanan di perairan darat dan Ranperda tentang pelaksanaan penghormatan, perlindungan, serta pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Pembahasan ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Daerah Barsel.
Ketua Bapemperda DPRD Barsel, Ensilawatika Wijaya, menyampaikan bahwa pada tahap awal ini pihaknya memprioritaskan pembahasan Ranperda terkait disabilitas.
Hal ini karena substansinya mencakup banyak sektor dan membutuhkan kajian yang lebih mendalam.
Menurut Ensila, Ranperda disabilitas merupakan regulasi lintas sektor yang melibatkan berbagai perangkat daerah.
Meskipun Dinas Sosial menjadi leading sector, keterlibatan dinas lain seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan juga sangat penting.
Dia menjelaskan, karena sifatnya yang komprehensif, pembahasan Ranperda disabilitas diperkirakan akan berlangsung cukup panjang.
“Saat ini, pembahasan masih berada pada tahap awal guna menyelaraskan konsep dan kebutuhan lintas instansi,”ujarnya.
Sementara itu, terkait Ranperda pengelolaan perikanan di perairan darat, Bapemperda menilai regulasi ini sangat penting untuk menjaga kelestarian sumber daya perikanan di wilayah Barsel.
Aturan tersebut juga akan mengatur praktik penangkapan ikan yang legal. (yen)





