BUNTOK – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Raden Sudarto, mendesak Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengambil langkah konkret dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.
Selain mempercepat penanganan kebakaran, Raden juga meminta pemerintah pusat mengevaluasi tanggung jawab perusahaan pemegang Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), khususnya dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah kerja masing-masing.
Desakan tersebut disampaikan menyusul kunjungan kerja Menteri Kehutanan ke wilayah Kalimantan Tengah untuk meninjau secara langsung dampak kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah.
Menurut Raden, masyarakat Barsel telah berjuang menghadapi kebakaran dan asap pekat selama hampir empat bulan.
Kondisi tersebut dinilai telah menimbulkan dampak serius terhadap kehidupan masyarakat, terutama terkait pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
“Hampir empat bulan masyarakat Barsel berjibaku melawan kobaran api dan asap pekat di lahan gambut. Dampaknya kini sudah dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama krisis dan kesulitan mendapatkan air bersih,” ujar Raden, Kamis (5/11/2026).
Ia menilai, penanganan karhutla perlu dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan, tidak hanya melalui pemadaman api, tetapi juga dengan langkah pencegahan agar kebakaran tidak terus meluas.
Penanganan dampak terhadap masyarakat, termasuk ketersediaan air bersih, juga perlu menjadi perhatian pemerintah.
Raden turut menekankan pentingnya evaluasi terhadap perusahaan pemegang PBPH.
Pemerintah pusat diharapkan memastikan setiap perusahaan menjalankan kewajiban pengelolaan kawasan hutan serta berperan aktif dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran di wilayah perizinannya.
Dia berharap kunjungan kerja Menteri Kehutanan ke Kaltengvdapat menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perusahaan terkait.
“Dengan langkah nyata dan pengawasan yang konsisten, penanganan karhutla di Barito Selatan diharapkan lebih efektif serta mampu mengurangi dampak yang dirasakan masyarakat,”pungkasnya (yen)






