BUNTOK – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Tri Wahyuni, mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital di tengah maraknya penyebaran informasi melalui media sosial.
Menurutnya, kemampuan memahami dan memilah informasi menjadi hal penting agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) maupun konten negatif yang berpotensi menimbulkan keresahan.
Tri mengingatkan bahwa penggunaan media sosial harus disertai sikap bijak dan bertanggung jawab. Sebab, informasi yang disampaikan melalui unggahan, komentar, maupun berbagai bentuk interaksi digital dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat dengan tidak ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
Imbauan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan pesan yang sebelumnya disampaikan oleh Bupati Barito Selatan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial serta turut menjaga suasana yang kondusif di daerah.
“Tanggung jawab kita sebagai pengguna media sosial sangat besar. Setiap unggahan atau komentar yang kita buat bisa memiliki dampak luas. Maka dari itu, literasi digital harus ditingkatkan agar kita bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana yang hoaks,” kata Tri di Buntok, Kamis (5/11/2026).
Lebih lanjut, ia mengajak masyarakat membiasakan diri memeriksa sumber dan kebenaran informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terpancing oleh provokasi maupun konten yang mengandung unsur kebencian dan dapat memecah belah persatuan.
Tri berharap, melalui peningkatan literasi digital dan kesadaran bersama, masyarakat dapat memanfaatkan media sosial secara positif, produktif, serta bertanggung jawab.
“Dengan demikian, ruang digital dapat menjadi sarana berbagi informasi yang bermanfaat sekaligus mendukung terciptanya kerukunan dan kondusivitas di Kabupaten Barsel,’pungkasnya (dandi)




