BUNTOK, GM – Sebanyak 45 pejabat dari berbagai perangkat daerah Kabupaten Barito Selatan mengikuti Pelatihan Transformasi Kepemimpinan dan Inovasi yang berlangsung di Hotel New Saphire Yogyakarta, Selasa (11/11/2024).
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) sesuai core values ASN Berakhlak, termasuk memenuhi standar pembangunan kompetensi ASN minimal 20 Jam Pelatihan (JP) per tahun.
Kepala BPKSDM Kabupaten Barsel, Markani, menjelaskan pelatihan ini bertujuan menciptakan pemimpin yang adaptif dan inovatif dalam menghadapi era globalisasi serta Revolusi Industri 4.0. ASN di eselon II, III, dan IV dinilai memegang peran strategis dalam perumusan serta implementasi kebijakan publik.
“Pelatihan kepemimpinan dan inovasi kebijakan ini dirasa penting untuk mendukung tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang berkualitas,” ujar Markani.
Pj Bupati Barsel, H. Deddy Winarwan, menyebut pengembangan kapasitas ASN merupakan amanat Undang-Undang ASN Nomor 20 Tahun 2023. Ia menegaskan pentingnya kompetensi teknis, manajerial, dan sosial kultural bagi ASN sebagai penggerak utama birokrasi.
“Pengembangan kompetensi ASN bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan pegawai, khususnya eselon II dan III, agar memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan,” tutur Deddy.
Ia juga berharap pelatihan ini mampu memperkuat jaringan kerja di antara peserta untuk berbagi pengalaman dalam menghadapi tantangan di tempat kerja masing-masing.
Pelatihan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkab Barsel mencetak pemimpin birokrasi yang efektif dan inovatif dalam mendukung Indonesia Emas 2045. (Mar)






