BUNTOK, GM – Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (DSPMD) Barito Selatan, Selviriyatmi, mengingatkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar mengelola tata keuangan sesuai aturan untuk mendorong akuntabilitas dan keberlanjutan usaha.
Peringatan ini disampaikan menyusul temuan beberapa BUMDes yang tidak mencatat pemasukan, pengeluaran, dan neraca keuangan dengan baik meskipun telah melaksanakan kegiatan usaha.
“BPKP saat ini sedang melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi terhadap pelaporan keuangan BUMDes di Barsel,” ujar Selviriyatmi, Rabu (20/11/2024).
Ia juga mendorong BUMDes untuk berinovasi dan membuka cabang usaha guna meningkatkan pendapatan. Menurutnya, mengandalkan satu cabang usaha saja akan membatasi potensi keuntungan yang bisa diraih.
Selviriyatmi menyebut contoh sukses BUMDes di Desa Sanggu dan Desa Kalanis yang mengelola usaha gas dan depo air minum sehingga mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan desa.
“Dengan meningkatnya kegiatan BUMDes, otomatis pendapatan desa dan masyarakat juga akan ikut meningkat,” tambahnya.
Pendampingan dan evaluasi diharapkan mampu memperkuat tata kelola BUMDes di Barito Selatan sehingga dapat mendukung pembangunan desa secara lebih optimal. (Mar)






