BUNTOK,GM – Penjabat Bupati Barito Selatan (Barsel), H. Deddy Winarwan, menegaskan bahwa pendidikan inklusif bukan hanya soal metode atau teknik pengajaran, melainkan juga membutuhkan komitmen, sikap, dan pola pikir yang dibangun bersama. Pendidikan inklusif, menurutnya, harus didukung oleh komunikasi yang baik antara semua pihak terkait.
“Pendidikan inklusif bukan hanya soal metode atau teknik, lebih dari itu perlu komitmen, sikap, dan pola pikir yang harus dibangun bersama. Pendidikan inklusif harus terus membangun komunikasi yang baik,” tegas Deddy Winarwan, Jumat, (8/11/2024)
Deddy juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang sejalan dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM). Keduanya, menurutnya, merupakan elemen penting yang harus dikembangkan secara bersamaan untuk mendukung kemajuan daerah.
“Pembangunan infrastruktur dan sumber daya manusia adalah dua hal yang beriringan dan penting untuk dikembangkan dan ditingkatkan,” lanjutnya.
Ia menekankan perlunya sinergi antara pendidikan di sekolah dan di rumah, mengingat setiap anak memiliki cara yang berbeda dalam menerima pelajaran. Namun, ia mengingatkan bahwa semua anak adalah anugerah, apapun kondisinya, sehingga perlu dukungan dari keluarga dan masyarakat.
“Pendidikan di sekolah dan di rumah harus sejalan, karena setiap anak berbeda cara menerima pelajaran dari guru. Namun, semua anak itu adalah anugerah apapun kondisinya,” ungkapnya.
Deddy berharap agar semua pihak terus mendukung upaya pemerintah dalam membangun pendidikan inklusif yang memberikan kesempatan bagi semua anak untuk berkembang sesuai dengan potensinya. Dengan begitu, ia percaya Barsel akan mampu mencetak generasi penerus yang berkualitas dan kompetitif. [Mar]






