Penulis : Dandi
PALANGKA RAYA – Brand parfum lokal Timeparfume menghadirkan inovasi produk yang memadukan wewangian dengan buku sebagai media penyampaian pesan tentang perjuangan, harapan dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui konsep tersebut, Timeparfume ingin menghadirkan pengalaman berbeda bagi konsumen, tidak hanya melalui aroma parfum, tetapi juga melalui kisah dan makna yang terkandung di dalamnya.
Berbeda dari kemasan parfum pada umumnya, produk terbaru Timeparfume dirancang menyerupai sebuah buku yang di dalamnya terdapat parfum.
Konsep ini menjadi bagian dari upaya Timeparfume untuk memperkenalkan identitas dan gaya baru brand, sekaligus menghadirkan produk yang menggabungkan unsur wewangian, literasi, dan kepedulian sosial.
Gagasan tersebut berangkat dari pemikiran bahwa setiap perjalanan dan perjuangan hidup dapat melahirkan sesuatu yang bermakna bagi orang lain.
Melalui perpaduan parfum dan buku, Timeparfume ingin menyampaikan pesan bahwa harapan dapat tumbuh dari berbagai pengalaman, termasuk perjalanan hidup yang tidak mudah.
Bagi Timeparfume, parfum dalam produk ini bukan sekadar wewangian, melainkan simbol kebaikan yang dapat menyebar dan memberikan dampak positif bagi banyak orang.
Pesan tersebut diibaratkan seperti aroma yang memenuhi sebuah ruangan tanpa membedakan siapa yang merasakannya.
Komitmen terhadap kepedulian sosial juga diwujudkan melalui rencana penyaluran sebagian keuntungan penjualan produk kepada yayasan yang bergerak di bidang kanker.
Melalui langkah tersebut, Timeparfume berharap setiap pembelian produk tidak hanya memberikan manfaat bagi konsumen, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pihak-pihak yang tengah berjuang menghadapi penyakit kanker.
Selain berfungsi sebagai kemasan, buku yang menjadi bagian dari produk tersebut dirancang sebagai media untuk menyampaikan cerita dan pesan kepada pembacanya.
Setiap halaman diharapkan dapat menjadi teman bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit, sekaligus mengingatkan bahwa setiap orang tidak harus menjalani pergumulan hidup seorang diri.
Melalui inovasi ini, Timeparfume berupaya mempertemukan tiga unsur dalam satu karya, yakni keharuman, cerita, dan kepedulian.
Konsep tersebut sekaligus menjadi pendekatan berbeda di tengah perkembangan industri parfum, dengan menempatkan nilai emosional dan pesan sosial sebagai bagian dari pengalaman menggunakan produk.
Rencana peluncuran produk pada 2026 juga menjadi langkah Timeparfume untuk memperkenalkan arah baru dalam pengembangan brand.
Tidak hanya berfokus pada tampilan dan aroma, produk ini diharapkan mampu menghadirkan nilai tambah melalui cerita yang menyertainya serta kontribusi sosial yang ingin diwujudkan.
Pada akhirnya, Timeparfume berharap produk tersebut tidak hanya meninggalkan kesan melalui aroma, tetapi juga menyampaikan pesan tentang pentingnya harapan, kepedulian, dan berbagi kebaikan.
Sebagaimana keharuman yang menyebar tanpa memilih siapa yang menikmatinya, kebaikan pun diharapkan dapat menjangkau lebih banyak orang, dari satu kisah hingga memberikan makna bagi kehidupan lainnya.[]






