BUNTOK – Bupati Barito Selatan (Barsel), Eddy Raya Samsuri, menghadiri pembukaan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Barito Selatan Jenjang SD dan SMP Sederajat Tahun 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan, Kamis (29/10/2026).
Festival Tunas Bahasa Ibu ini secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Kabupaten Barito Selatan sekaligus Bunda Literasi dan Bunda PAUD Barsel, Hj. Permana Sari.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Hj. Permana Sari menyampaikan bahwa pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2007 tentang Pedoman bagi Kepala Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Negara dan Bahasa Daerah.
Selain itu, kegiatan tersebut juga berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014 tentang Pengembangan, Pembinaan dan Perlindungan Bahasa dan Sastra serta Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia.
Ia menjelaskan, pelestarian bahasa daerah merupakan tanggung jawab bersama yang perlu ditanamkan kepada generasi muda.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah melalui kegiatan edukatif dan kompetitif seperti Festival Tunas Bahasa Ibu.
Menurutnya, bahasa ibu atau bahasa daerah bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga merupakan bagian penting dari kekayaan budaya dan identitas masyarakat yang harus terus dijaga agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman.
“Mari kita jadikan Festival Tunas Bahasa Ibu sebagai wadah untuk menumbuhkembangkan rasa bangga terhadap bahasa daerah. Dengan mencintai bahasa ibu, kita turut menjaga kekayaan budaya yang dapat memperkuat identitas bangsa,” ucap Permana Sari.
“Saya, diharapkan para peserta didik jenjang SD dan SMP sederajat dapat semakin mengenal, mencintai, serta menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari,”tuturnya
Festival ini juga diharapkan, menjadi sarana menumbuhkan semangat generasi muda untuk berperan aktif dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah di Kabupaten Barito Selatan. (dandi)




