BUNTOK – Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Barito Selatan (Barsel) sepanjang tahun 2026 menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah untuk memperkuat ketahanan air bersih guna menghadapi potensi kekeringan pada masa mendatang.
Ketersediaan air bersih dinilai perlu menjadi perhatian serius agar masyarakat tidak kembali mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari ketika musim kemarau ekstrem melanda sejumlah wilayah di Barsel.
Anggota DPRD Barsel, Tri Wahyuni, menilai kondisi kekeringan yang terjadi menjadi pengingat pentingnya perencanaan jangka panjang dalam pengelolaan sumber daya air.
Menurutnya, upaya menjamin ketersediaan air bersih harus dirancang secara terencana dan berkelanjutan.
Ia menegaskan, persoalan air bersih tidak cukup ditangani melalui langkah-langkah darurat ketika kekeringan terjadi.
Pemerintah daerah perlu menyiapkan strategi yang mampu menjaga ketersediaan air bagi masyarakat, terutama saat curah hujan menurun dalam waktu yang panjang.
“Musim kemarau tahun ini menjadi evaluasi bagi kita semua. Saat masyarakat kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, pemerintah memang harus hadir. Namun yang lebih penting adalah bagaimana membangun ketahanan air agar persoalan serupa tidak terus berulang,” ujar Tri, Kamis (5/11/2026).
Menurut Tri, penguatan ketahanan air bersih dapat menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kondisi wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan.
Langkah tersebut diperlukan agar penanganan persoalan air tidak hanya bersifat sementara.
Dia juga menilai bahwa perencanaan yang berkelanjutan perlu diarahkan pada upaya menjaga ketersediaan sumber air dan menyiapkan sistem pemenuhan kebutuhan air bersih yang dapat diandalkan ketika musim kemarau berlangsung.
Dengan demikian, masyarakat di wilayah terdampak diharapkan tidak terus menghadapi persoalan yang sama setiap tahun.
Tri berharap, pengalaman menghadapi kemarau panjang pada 2026 dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan dan program pengelolaan air bersih.
“Melalui perencanaan yang matang serta langkah penanganan yang berkesinambungan, ketahanan air bersih di Kabupaten Barsel, diharapkan semakin baik dan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi,”pungkasnya (yen)






