BUNTOK – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mengadakan kegiatan pembinaan bagi Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di Aula PUPR setempat, Selasa (9/9/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Pembinaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan para petani dalam mengelola sumber daya air secara efektif dan efisien.
Para peserta yang tergabung dalam P3A diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan dalam mendukung produktivitas pertanian.
“Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan di Kabupaten Barsel,” ujar Kabid Sumber Daya Air PUPR Barsel, Nirwanto, dalam sambutannya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan materi teknis tentang teknik pengelolaan irigasi, pemanfaatan air secara hemat, hingga strategi peningkatan hasil pertanian melalui pengaturan air yang optimal. Materi disampaikan oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Pembinaan ini juga menjadi ajang diskusi interaktif antara petani dan pihak pemerintah, untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas permasalahan pengelolaan air yang dihadapi di lapangan. Peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Ia menyampaikan bahwa pembinaan P3A akan menjadi agenda rutin tahunan, guna memastikan seluruh kelompok petani memiliki kapasitas yang memadai dalam pengelolaan air.
Dengan demikian, program irigasi pertanian yang dibangun pemerintah dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Dinas PUPR juga menekankan pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan stakeholder lain dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air.
“Langkah ini dinilai penting untuk menciptakan pertanian yang tangguh terhadap perubahan iklim dan krisis air,”ungkapnya.
Melalui pembinaan ini, diharapkan para petani di Barsel semakin mandiri dalam mengelola air dan mampu meningkatkan hasil pertanian mereka, sehingga turut berkontribusi terhadap ketahanan pangan daerah secara menyeluruh. (deni)






