BUNTOK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, menuntaskan penyempurnaan hasil evaluasi Gubernur Kalimantan Tengah terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.
Dalam penyempurnaan tersebut, Pemkab Barsel juga memastikan bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp15 miliar untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah dimasukkan ke dalam struktur APBD Perubahan 2026.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Barsel, Ita Minarni, usai menghadiri rapat pembahasan penyempurnaan hasil evaluasi Ranperda Perubahan APBD 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Gabungan Komisi DPRD Barsel, Senin (26/10/2026).
Ita menjelaskan, hasil evaluasi yang disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah telah ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah melalui sejumlah perbaikan dan penyesuaian terhadap dokumen Ranperda Perubahan APBD sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Menurutnya, proses penyempurnaan tersebut merupakan tahapan penting untuk memastikan rancangan perubahan anggaran daerah telah sesuai dengan hasil evaluasi gubernur sebelum ditetapkan lebih lanjut.
“Evaluasi gubernur sudah kita terima, kemudian kita perbaiki dan sesuaikan. Sekarang sudah rampung dan akan disampaikan kembali kepada gubernur,” jelas Ita, Selasa (27/10/2026).
Ia menambahkan, masuknya bantuan pemerintah pusat sebesar Rp15 miliar untuk penanganan karhutla dalam APBD Perubahan 2026 menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Barsel.
Setelah seluruh penyempurnaan rampung, dokumen Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026.
“Selanjutnya akan disampaikan kembali kepada Gubernur Kalimantan Tengah untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku,”pungkasnya (dandi)






