BUNTOK – Pemerintah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) turut memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus menyambut Hari Jadi Kabupaten Barito Selatan ke-66 yang akan diperingati pada 21 September mendatang. Berbagai kegiatan positif digelar sebagai bentuk semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Rangkaian acara dimulai sejak pagi hingga sore hari pada Minggu (17/08/2025), dan ditutup dengan upacara penurunan bendera merah putih.
Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh kegiatan yang disiapkan pemerintah daerah untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan semangat nasionalisme.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barsel, Ita Minarni, yang juga menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Barito Selatan, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan bentuk rasa syukur serta penghormatan terhadap jasa para pahlawan kemerdekaan.
Dalam kesempatan tersebut, Ita mengungkapkan bahwa Pemkab Barsel tengah mempersiapkan program pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau Medical Check Up (MCU) bagi masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang prima dan terjangkau.
“MCU ini nantinya tidak hanya diperuntukkan bagi masyarakat umum, tetapi juga dapat menjadi pelengkap persyaratan kerja. Terutama bagi warga yang ingin melamar di perusahaan-perusahaan, seperti di bidang pertambangan dan perkebunan yang banyak beroperasi di Barito Selatan,” jelas Ita.
Menurutnya, kebutuhan akan pemeriksaan kesehatan berkala sangat penting, mengingat banyak perusahaan mewajibkan tes kesehatan secara rutin setiap tiga atau enam bulan sekali. Namun selama ini, pemerintah daerah belum memiliki data pasti mengenai standar pelaksanaan MCU di sektor swasta.
Selain program kesehatan, Pemkab Barsel juga mengadakan berbagai kegiatan untuk memeriahkan dua momen besar tersebut. Di antaranya turnamen futsal Bupati Cup, pertandingan bola voli, penyaluran bantuan sosial, pasar murah bekerja sama dengan Bulog Buntok, hiburan rakyat, serta kegiatan lain yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat.
“Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kami ingin masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah dalam kehidupan mereka,” ujar Ita.
Ia juga menambahkan bahwa pelaksanaan program MCU ke depan akan dilengkapi dengan payung hukum agar berjalan optimal serta terintegrasi dengan pelayanan publik lainnya, dan diharapkan juga dapat menjadi sumber pendapatan daerah. (andre)






