BUNTOK – Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, secara resmi membuka Kejuaraan Mini Soccer Bupati Cup 2025 yang digelar di Lapangan Sepak Bola Mini Telkom, Buntok, Selasa (2/9/2025).
Pembukaan ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Bupati bersama kedua tim yang bertanding di laga pembuka, yakni SD IT Baiturrahman Buntok dan SD Hilir Sper.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barito Selatan. Turnamen mini soccer ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan perayaan yang bersifat edukatif dan membangun semangat sportivitas di kalangan pelajar.
Dalam sambutannya, Eddy Raya Samsuri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dinas Perhubungan dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Barito Selatan yang telah memprakarsai kegiatan positif ini untuk anak-anak di daerah.
Ia menekankan bahwa kegiatan olahraga seperti ini penting sebagai wadah pembinaan generasi muda.
“Turnamen ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi tempat pencarian bakat. Kita berharap akan lahir atlet-atlet muda berprestasi dari Barito Selatan di masa depan,” ujar Eddy Raya.
Kejuaraan ini digelar untuk dua kategori usia, yaitu SD/MI U-12 dan SMP/MTs U-14. Untuk kategori SD/MI, tercatat sebanyak 14 sekolah ikut ambil bagian, sementara pada kategori SMP/MTs terdapat 9 sekolah yang berpartisipasi.
Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, lanjut Eddy Raya, memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen dan seluruh peserta yang terlibat. Ia berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari pembinaan olahraga sejak usia dini.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Joni Priawan, menjelaskan bahwa tim-tim yang berlaga berasal dari berbagai kecamatan di Barito Selatan. Hal ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari para pelajar untuk mengikuti kegiatan olahraga yang kompetitif dan membangun karakter.
“Partisipasi yang luar biasa dari tim-tim sekolah menjadi bukti semangat anak-anak untuk berkompetisi secara sehat. Melalui olahraga, mereka juga belajar tentang persaudaraan dan kerja sama,” pungkas Joni. (deni)






